Selasa, 04 November 2014

Kerajaan-kerajaan besar di Indonesia pada masa kekuasaan Hindu-Budha

a. Pendahuluan
kerajaan bercorak Hindu-Budha di nusantara merupakan bentuk kelembagaan baru yang dipengaruhi oleh kebudayaan dari India. berdasarkan beberapa bukti arkeologis dan sejarah yang ada, bentuk kerajaan yang terdapat di Nusantara mempunyai landasan yang bersifat keagamaan yang ebrcorak Hindu dan Budha.    kerajaan-kerajaan ini muncul sejak awal abad ke-5 hingga menjelang akhir abad ke 16. Pengaruh tersebut datang ke Nusantara melalui beberapa teori, yaitu teori Brahmana, teori Ksatria, Teori Waisya, dan teori Sudra. kemudian muncul pula teori yaitu Arus balik. Pada masa perkembangannya kerajaan-kerajaan ini dilakukan dengan pembangunan candi-candi dan pembuatan arca kedewataan sebagai sarana peribadatan, dan mewariskan budaya berupa prasasti dan naskah-naskah kuno.
kerajaan-kerajaan besar tersebut antara lain adalah
1. kerajaan Kutai
kerajaan kutai merupakan kerajaan Hindu tertua di Nusantara yang terletak di Kutai Kalimantan Timur. hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti yupa dengan bertuliskan huruf pallawa dan bahasa sanksekerta.prasasti ini diperkirakan berasal dari abad ke-5 masehi.
secara umum prasasti tersebut berisi tentang raja Mulawarman, anak Aswawarman dan cucu Sri Maharaja Kudungga yang memerintahkan penyelenggaraan upacara keagamaan bercorak Hindu dan memberikan sedekah untuk para Brahmana.
tumbuh kembang dari kerajaan tersebut tidak diketahui dengan pasti karena kurangnya sumber.
2. kerajaan Tarumanegara
kerajaan ini terletak di Jawa bagian Barat. kerajaan ini meninggalkan tujuh buah prasasti batu yang berbahasa sanksekerta dengan huruf pallawa, yaitu :
a. prasasti tugu
b. prasasti pasir awi
c. prasasti ciaruteun
d. prasasti kebon kopi
e. prasasti jambu
f. prasasti muara cianten
g. prasasti cidanghyang
dari kelima prasasti tersebut hanya 5 prasasti yang dapat dibaca, karena pada prasasti muara cianten dan prasasti pasir awi tidak berupa tulisan melainkan hanya berupa gambar.
dari prasasti tersebut diketahui adanya kerajaan Tarumanegaradengan raja yang bernama raja Purnawarman dan beragama Hindu.
pada prasasti tugu disebutkan adanya pembuatan kanal untuk mengalirkan air dari sungai Candrabaga dan sungai Gomati ke laut, serta pembuatan kanal-kanal untuk irigasi dan penanggulangan banjir. hal ini terjadi pada jaman pemerintahan raja Purnawarman.
menjelang akhir abad ke 7 tarumanegara mendapat invasi dari kerajaan Sriwijaya sehingga terjadi perubahan dari agama Hindu ke agama Budha Mahayana. hal ini terdapat pada prasasti kota kapur, Bangka, oleh Sriwijaya pada tahun 608 saka (686 Masehi) dituliskan pula bahwa "Sriwijaya sangat berkeinginan menaklukan Bhumijawa (Tarumanegara) yang tidak tunduk pada Sriwijaya. Invasi Sriwijaya ke Tarumanegara telah membawa pengaruh dalam persebaran agama Budha Mahayana dan gaya kesenian dari Nalanda yang diterapkan di kompleks percandian Batujaya.

Untukkerajaan Sriwijaya akan dilanjut dinpertemuan yang akan datang !
sumber. Djafar Hasan, Dr.(2014) Kerajaan-kerajaan Besar Indonesia pada masa kekuasaan Hindu-Budha, Bahan ajar worshop kesejarahan Guru sejarah mata pelajaran sejarah (peminatan ilmu-ilmu sosial) SMAkelas XI. Jakarta, Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar